Strategi Guru PPKn Dalam Penguatan Karakter Siswa SMPN 2 Mataram

Authors

Hariyanto Hariyanto , Mursini Jahiban , Edy Herianto

DOI:

10.29303/juridiksiam.v6i1.85

Downloads

Received: 2019-12-20
Accepted: 2019-12-20
Published: 2019-12-20

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan, dilatar belakangi bahwa SMPN 2 Mataram merupakan pilihan utama dan pavorit bagi siswa tamatan Sekolah Dasar yang memiliki nilai ujian nasional relatif sangat baik di lingkungan Kota Mataram. Disisi lain setiap siswa memiliki Hand Phone dengan kapasitas mengakses internet dengan segala fiturnya. Dengan demikian strategi Guru PPKn dalam penguatan pendidikan karakter menjadi sangat penting dalam kaitan dengan pembentukan manusia berbudaya dan beradab sesuai 18 nilai karakter. Adapun nilai karakter yang harus diperkuat oleh guru menurut Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter, diantaranya: nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, dan cinta damai.Tujuan penelitian ini ingin mengetahui strategi Guru PPKn dalam penguatan pendidikan karakter siswa SMPN 2 Mataram dan hambatan yang dihadapinya. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian Guru PPKn Kelas VII, VIII, dan XI. Validitas data dilakukan melalui informan Kepala Sekolah, Guru Bimbingan dan Konseling, serta perwakilan siswa yang ditentukan secara porpusive sampling. Selanjutnya penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi Guru PPKn SMPN 2 Mataram, para siswa, dan Tim Peneliti, serta pihak yang berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter.Hasil enelitian menunjukan bahwa strategi yang digunakan oleh Guru PPKn Kelas VII, VIII, dan IX  SMPN 2 Mataram melakukan harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga/ fisik. Strategi penguatan karakterdalam intrakurikuler terintegrasi mulai dari perencanaan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Kokurikuler dilakukan dengan memberi tugas peningkatan wawasan terkait dengan penguatan pendidikan karakter.  Sedangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler dilakukan melalui pramuka, olah raga, dan kegiatan keagamaan. Sedangkan prinsip penguatan pendidikan karakter dilakukan dengan berorientasi pada perkembangan potensi siswa, keteladanan guru, pembiasaan sehari-hari mulai siswa masuk gerbang sekolah-selama di sekolah-hingga pulang sekolah.Hambatan yang dihadapi Guru PPKn hampir tidak ada yang cukup berarti, karena dilakukan secara preventif dengan sosialisasi dan memberi pemahaman bahwa melaksanakan nilai karakter bukan kewajiban tetapi kebutuhan siswa sendiri. Bagi siswa yang telah melanggar nilai karakter dengan penuh kesadaran telah meminta maaf dilakukan tindakan edukasi dengan pendekatan personal dan memberi teguran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sedangkan penindakan yang bersifat kuratif/ represif kepada siswa yang melanggar nilai karakter diberikan tugas yang bersifat mendidik dan teguran agar tidak mengulang kesalahan melanggar nilai karakater di masa datang lagi. Sedangkan hambatan dari siswa, guru tidak bisa melakukan pengawasan setelah siswa pulang sekolah, pengaruh negatif fitur Hand Phone, dan pengaruh negatif dari teman sebaya. Oleh karena itu pengawasan orang tua perlu dan penting untuk dilibatkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam penguatan pendidikan karakter telah dilaksanakan dengan baik terencana dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler melalui harmonisasi, dan  prinsip sesuai peraturan.

Keywords:

Strategi Guru PPKn Penguatan Karakter

References

Anggraini Rezita. 2015. Strategi Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa MenurutKurikulum 2013 Di Kelas 4 Madrasah Ibtidiyah Nurul Huda Ngadirejo Kota Blitar(Skripsi). Malang: Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UniversitasIslam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Arikunto Suharsini. 2009. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Arumsari Mila Silvy. 2014. Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa DalamPembelajaran Sains Di MI Al Huda Yogyakarta (Skripsi). Yogyakarta: Program StudiPGMI Fakulats Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yoyakarta.
Cahyaningsih Sri Tutik. 2015. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: untuk SMP/ M.Ts Kelas IX. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama.
Hariyanto. 2017. Pendidikan Kewarga Negaraan (Buku Ajar). Mataram: FKIP Universitas Mataram
Joko Widodo. 2017. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 TentangPenguatan Pendidikan Karater. Jakarta: Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Masduki. 2016. Strategi Guru PAI Dalam Membentuk Karater Siswa Di SMP Wahid HasyimMalang Dan SMP Islam Al-Akbar Singosari Malang (Tesis). Malang: Program Magister PAI Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pulungan Alam Saleh. 2017. Strategi Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di SMAAl- Hidayah Medan Tahun 2016/ 2017 (Skripsi). Medan: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Negeri Sumatera Medan.
Sugiono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D) Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif-Kualitatif Dan R & D Bandung: Alfabeta.

Author Biographies

Hariyanto Hariyanto, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Mursini Jahiban, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Edy Herianto, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Hariyanto, H., Jahiban, M., & Herianto, E. (2019). Strategi Guru PPKn Dalam Penguatan Karakter Siswa SMPN 2 Mataram. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 6(1). https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v6i1.85

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.