Peningkatan Kemampuan Menganalisis, Menyaji Hasil Analisis, dan Sikap Demokratis Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe TSTS Berbantuan Media LKS Pada Mata Pelajaran PPKn
DOI:
10.29303/juridiksiam.v5i1.79Downloads
Abstract
Penelitian  ini  bertujuan  untuk meningkatkan  kemampuan  menganalisis,  menyaji hasil analisis, dan sikap demokratis sisw a kelas XI TKJ 3 SMKN 2 Kuripan dalam pembelajaran PPKn melalui Penggunaan Model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS). Penelitian  ini  merupakan  Penelitian  Tindakan  Kelas.  Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yang saling berkaitan yaitu: (1) perencanaan;  (2)  pelaksanaan;  (3)  observasi;  dan (4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, jumlah indikator Model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS) sebagai variabel  tindakan yang  muncul sebanyak 22 deskriptor (78,6%) dari 28 jumlah deskriptor. Persentase kemunculan variabel harapan berupa kemampuan menganalisis yang mencapai 2 dari 3 jumlah indikator sebanyak 22 sisw a (78,6%) dari 28 jumlah sisw a, keterampilan menyaji hasil analisis yang mencapai 4 dari 5 jumlah  indikator  sebanyak  20  sisw a  (71,4%)  dari  28 jumlah  sisw a  dan sikap demokratis sisw a yang mencapai 5 dari 6 jumlah indikator sebanyak 21 sisw a(75%) dari  28  jumlah  sisw a.  Sedangkan  pada siklus  II,  variabel  tindakan  dengan penggunaan  Model  pembelajaran Cooperative Learning  Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS) yang muncul sebanyak 28 deskriptor  (100%)  dari  28  jumlah  deskriptor. Seiring  dengan  meningkatnya variabel tindakan maka variabel harapan meningkat pula. Persentase kemunculan variabel harapan berupa kemampuan menganalisis yang mencapai 2 dari 3 jumlah indikator sebanyak 25 sisw a (89,3%) dari 28 jumlah sisw a, keterampilan menyaji hasil analisis mencapai 4 dari 5 jumlah indikator sebanyak 28 sisw a (100%) dari 28 jumlah sisw a dan Sikap demokratis sisw a yang mencapai 5 dari 6 jumlah indikator sebanyak 26 sisw a (92,9%) dari 28 jumlah sisw a. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahw a penerapan Model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS) dapat  Meningkatkan  kemampuan  menganalisis,  menyaji  hasil analisis dan sikap demokratis sisw a kelas XI TKJ 3 SMKN 2 Kuripan pada Mata Pelajaran PPKn.
Â
Abstract
The aim of the research w as to improve the analyzing skill, present the analyzing result and democracy attitude of students’ at XI grade students of TKJ 3 SMKN 2 Kuripan in learning  PPkn through Cooperative Learning Type Tw o Stay Two Stray (TSTS) support by Students’ Work Sheet. Kind of the research w as Class Action Research. The research w as conducting  in tw o cycles, each cycles consist of  4 related steps: (1) Planning; (2) Action; (3) Observation; and (4) Reflection. Based on the result of the Cycle I, the score of Cooperative Learning Type Tw o Stay Tw o Stray (TSTS) Learning Model support by Students’ Work Sheet as action variable w as 22 descriptor (78,6%) from 28 descriptor. The percentage of variable hope appearance in form of the analyzing skill w hich achieve 2 from 3 indicator as many as  22  students  (78,6)  from  28  students,  the  skill of  presentation  the analyzing result w hich achieve 4 from 5 indicator as many as 20 students (71,4%) from  28  students  and  students’  democracy  attitude  w hich  achieve  5 from  6 indicator as many as 21 students (75%) from 28 students. While in the Cycle II the action variable throughCooperative  Learning Type Tw o Stay Tw o Stray (TSTS) Learning Model support by Students’ Work Sheet w as 28 descriptor (100%) from 28  descriptor.  As  long  as  the  improvement  of  the action variable,  the hope variable improve too. The percentage of variable hope appearance in form of the analyzing skill w hich achieve 2 from 3 indicator as many as 25 students (89,3%) from  28 students,  the skill of presentation the analyzing result w hich achieve 4 from 5 indicator as many as 28 students (100%) from 28 students and students’ democracy  attitude  w hich achieve  5 from  6 indicator  as many as 26 students (92,9%)  from  28 students.  Based  on the research, the w riter conclude that the application of Cooperative Learning Type Tw o Stay Tw o Stray (TSTS) Learning Model support by Students’ Work Sheet could improve the analyzing skill, present the analyzing result and democracy attitude of students’ at XI grade students of TKJ 3 SMKN 2 Kuripan.
Keywords: Â Analysing, Presenting, Democrate, Cooperative, TSTS and StudentsWork Sheet
Keywords:
Menganalisis Menyaji Demoktaris Cooperative TSTS dan LKSReferences
Amirlahjeni, (2012). Unsur-unsur komunikasi (https://amirlahjeni.wordpress.com/2012/03/30/unsur -unsur- komunikasi/ di akses tanggal 8 september 2017 pukul 18.53)
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik.
Jakarta: Reneka Cipta
Aqib, Z. (2013). Model-model, media dan strategi pembelajaran kontekstual
(inovetif). Bandung. Yrama widya
Adisusilo, Sutarjo. 2012. Pembelajaran nilai Karakter Kontruktivisme dan VCT Sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Raja Grafindi Persada
Bursial, A. 2014. Manfaat dan syarat LKS. Tersedia pada digilib.unila.ac.id/1753/8/BAB%20II.pdf. Diakses tanggal 12 september 2017 pukul 11.50 WIB)
Darmadi, H. (2010). Pengantar pendidikan kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.
Dimiyanti, L. 2014. Peningkatan karakter komunikatif dan hasil belajar kognitif siswa kelas XII IPS 1 SMAN 1 lembar dalam pelajaran PKn menggunakan Model Two Stay Two Stray. Skripsi tidak diterbitkan. Mataram. Program Sarjana Pendidikan
Elin, H. 2011. Ruang lingkup pendidikan kewarga negaraan. (http://herlinaaa.blogspot.co.id/2011/03/ruang -lingkup- pendidikan.html Diakses tanggal 5 september 2017 pukul 11.50
WIB)
Huda, M. 2016. Model-model pengajaran dan pembelajaran. yogyakarta: pustaka pelajar
Isjoni, 2009. Pembelajaran kooperative: (meningkatkan kecerdasan komunikasi antar peserta didik) yogyakarta: pustaka pelajar
Istirokah. 2013. penerapan model two stay two stray (TSTS) dalam meningkatkan hasil belajar melalui kompetensi dasar mengidentifikasi persyaratan personil administrasi kantor pada siswa kelas x ap di smk cut nya’ dien semarang. Skripsi diterbitkan. UNESA. Program sarjana pendidikan
Komalasari, K. 2014. Pembelajaran kontekstual konsep dan aplikasi. Bandung: PT Rafika Aditama
Rismawati. 2016. Pengaruh implementasi model pembelajaran cooperatif tipe Snowball throwing berbantuan media LKS terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMPN 2 kuripan. Skiripsi Tidak Diterbitkan. Mataram. Program Sarjana Pendidikan
Sagala, Syaiful. 2013. Etika dan moralitas pendidikan: peluang dan tantangan. Jakarta: Kencana
Septiliana, N, R. 2011. hubungan antara pemahaman demokrasi dan budaya demokrasi dengan sikap demokrasi pada siswa kelas xi sekolah menengah atas negeri 2 karanganyar tahun ajaran 2010/2011. Skripsi diterbitkan. Surakarta. Universitas Sebelas Maret. Program sarjana pendidikan
Setiati, E. 2014. Pengaruh MODEL Pembelajaran Value Clarification Technique (Vct) Terhadap Sikap Demokratis Dalam Pembelajaran Pkn Pada Siswa Kelas Viii Smp Negeri 2 Melati Sleman. Skripsi Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Program Sarjana Pendidikan.
Sodri. 2012. Upaya Peningkatan Komunikasi Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Berbasis LKS pada Pokok Bahasan Segitiga . Surakarta: Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Suprijono, A. (2015). Cooperatif learning, Teori & aplikasi paikem.
Yogyakarta. Pustaka pelajar.
Sutikno, Sobry. 2012. Manajemen Pendidikan Langkah Praktis Mewujudkan Lembaga Pendidikan yang Unggul (Tinjauan Umum dan Islami) . Lombok: Holistica
Zuriah, Nurul. 2011. Pendidikan moral & budi pekerti dalam perspektif perubahan. Jakarta. PT Bumi Aksara

