ASPEK PENDIDIKAN NILAI PANCASILA DALAM PERKAWINAN ADAT MBOJO (Studi Di Desa Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu)
DOI:
https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v6i1.89Keywords:
Pendidikan Pancasila Dalam Perkawinan Adat MbojoAbstract
Dalam rangka untuk melestarikan pancasila dalam generasi perkenal dan perluasan pancasila harus dirangkaikan dengan adat dan budaya yang melekat pada masyrakat tersebut, salah satu cara untuk mempertahankan nilai pancasila dengan memandang kegitan ritual adat harus menggunakan prespektif pancasila dalam upaya pelestarian budaya dan pancasila.Atas dasar kondisi tersebut penulis tertarik melakukan penelitian skripsi dengan judul†Aspek Pendidikan Nilai Pancasila Dalam Perkawianan Adat Mbojo di Dompu ( Studi Di Desa Soro Kecematan Kempo Kab.Dompu)†dengan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek pendidikan nilai pancasila dalam pelaksanaan tradisi perkawinan adat Mbojo, memperoleh nilai nilai pendidikan pancasila dalam tradisi perkawainan adat Mbozo(Studi di Desa soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitain kualitatif, dengan teknik pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Adapun hasil dari penelitian ini yaitu bentuk bentuk dari tradisi perkawinan adat Dompu, anatara lain: Dou Sodi (pinangan), Ngge Nduru (tinggal Bersama di rumah mertua), penati (melamar), wi,i Ngahi atau simpan tanya, mbolo weki, wa,a coi atau antar mahar, kapanca (pacar), akad nikah dan Resepsi atau jambuta. Nilai nilai pancasila yang terkandung dalam perkawinan adat Mbojo Dompu antara lain sebagai berikut: gotong royong, selalu hidup berdampingan saling menghargai dan menghormati, suka menolong dan menghargai budaya leluhur. Dari setiap sesi dan prosesi rangkaian kegiatan perkawianan adat masyarakat desa Soro mengadung semua unsur nilai nilai pancasila yang terdiri dari nilai ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradap, persatuan indonesia, permusyawatan perwakilan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanan serta keadilan bagi seluruh rakyat indonesiaDownloads
Download data is not yet available.
References
Abdullah Sidik, SH., Hukum perkawinan Islam, Penerbit Tinta Jakarta.
Abdurrahman, 1978, Masalah-masalah Hukum Perkawinan Di Indonesia. Penerbit Alumni, Bandung.
Agama. Jakarata: PT Raja Grafindi Persada, 2006.
Ani Sri Rahayu 2013, Pendidikan Pancasila &Kewarganegaraan(PPKn), Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto suharsimin 2002, Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek, Jakarta Rineka
Arsyad Umar ,dkk 2006., Pendidikan Kewarganegaraan untuk SD kelas IV, Jakarta: Erlangga.
Artati Agoes 2000, Kiat Sukses Menyelenggarakan Pesta Perkawinan Adat Jawa (Gaya Surakarta dan Yogyakarta), Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Atlas, Indonesia Dunia Surabaya Cpta Media edisi 3.
Bustanuddin Agus, Agama Dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi
Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan, Adat Upacara Perkawinan Daerah Jawa, Jakarta : 1984.
Ficher 1989, Pengantar Antropologi Budaya Indonesia, Jakarta PT. Pembangunan.
Hilman Hadikusuma1992, Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia, Bandung: Mandar Maju.
Jacobus Ranjabar 2006, Sistem Sosial Budaya Indonesia, Bogor: Ghalia Indonesia.
John Fiske 2004, Cultural and Communication Studies, Bandung: Jalasutra.
Kaelan, M.S 2010, Pendidikan Kewarganegaraan, Yogyakarta: Paradigma.
M. Fachrir Rahman dan Nurmukmainah2011, Nikah Dompu antara Islam dan tradisi Mataram: Alam Tata Learning Institute.
M. Fachrir Rahman2008, Islam di Bima, Kajian Historis Tentang Proses Islamisasi dan Perkembangan sampai Masa Kesultanan Yogyakarta:Genta Press.
M. Mudandar Sselaeman 1992, Ilmu Sosial Dasar Teori dan Konsep Ilmu Sosial, Edisi Revisi, Cet. 6 Bandung: Eresco.
Muhammad Idrus Ramli, 2010.Membedah Bid’ah dan Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits dan Ulama Salaf, Surabaya: Khalista.
Mural Esten1992, Tradisi dan Modernitas dalam Sandiwara,Jakarta: Intermasa.
Piotr Sztompka 2011, Sosiologi Perubahan Sosial, Cetakan ke-06, Jakarta: Prenada
Purwadi 2005, Upacara Tradisional Jawa, Menggali Untaian Kearifan Lokal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Purwanto S.U 2007, Sosiologi Untuk Pemula, Yogyakarta: Media Wacana.
Ramdani Wahyu 2008, Ilmu Budaya Dasar, Bandung : Pustaka Setia.
Saadan Rahmany 1976, Semangat Muslim, Pengantar Antropologi, Jakarta.
Soerojo Wignjodipoero 1984, Pengantar dan Asas-asas Hukum Adat, Jakarta: Gunung Agung, cet. VII.
Sugiyono, 2005. Medelogi Penelitian Kualitatif dan Dan Kuantiatif Pendidikan,Jakarta.
Sutarjo Adisusilo, J.R 2013, Pembelajaran Nilai-Karakter, Jakarta: Rajawali Pers.
Sutoyo 2011, Pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Syamsul Ma’arif, Dkk 2012, “School culture di madrasah dan sekolahâ€,Penelitian kolektif : Semarang.
Umar Tirtarahardja dan S. L. La Sulo 2005, Pengantar Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-undang No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3019)
Wahyu Ms, Wawasan Ilmu Sosial DasarSurabaya: Usaha Nasional, t,th,
Wasid, Dkk 2011, Menafsirkan Tradisi dan Modernitas; Ide-Ide Pembaharuan Islam, Surabaya: Pustaka Idea.
Wignjodipoere, Soerjono, 1988, Asas-asas Hukum Adat, Gunung Agung, Jakarta.
Abdurrahman, 1978, Masalah-masalah Hukum Perkawinan Di Indonesia. Penerbit Alumni, Bandung.
Agama. Jakarata: PT Raja Grafindi Persada, 2006.
Ani Sri Rahayu 2013, Pendidikan Pancasila &Kewarganegaraan(PPKn), Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto suharsimin 2002, Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek, Jakarta Rineka
Arsyad Umar ,dkk 2006., Pendidikan Kewarganegaraan untuk SD kelas IV, Jakarta: Erlangga.
Artati Agoes 2000, Kiat Sukses Menyelenggarakan Pesta Perkawinan Adat Jawa (Gaya Surakarta dan Yogyakarta), Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Atlas, Indonesia Dunia Surabaya Cpta Media edisi 3.
Bustanuddin Agus, Agama Dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi
Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan, Adat Upacara Perkawinan Daerah Jawa, Jakarta : 1984.
Ficher 1989, Pengantar Antropologi Budaya Indonesia, Jakarta PT. Pembangunan.
Hilman Hadikusuma1992, Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia, Bandung: Mandar Maju.
Jacobus Ranjabar 2006, Sistem Sosial Budaya Indonesia, Bogor: Ghalia Indonesia.
John Fiske 2004, Cultural and Communication Studies, Bandung: Jalasutra.
Kaelan, M.S 2010, Pendidikan Kewarganegaraan, Yogyakarta: Paradigma.
M. Fachrir Rahman dan Nurmukmainah2011, Nikah Dompu antara Islam dan tradisi Mataram: Alam Tata Learning Institute.
M. Fachrir Rahman2008, Islam di Bima, Kajian Historis Tentang Proses Islamisasi dan Perkembangan sampai Masa Kesultanan Yogyakarta:Genta Press.
M. Mudandar Sselaeman 1992, Ilmu Sosial Dasar Teori dan Konsep Ilmu Sosial, Edisi Revisi, Cet. 6 Bandung: Eresco.
Muhammad Idrus Ramli, 2010.Membedah Bid’ah dan Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits dan Ulama Salaf, Surabaya: Khalista.
Mural Esten1992, Tradisi dan Modernitas dalam Sandiwara,Jakarta: Intermasa.
Piotr Sztompka 2011, Sosiologi Perubahan Sosial, Cetakan ke-06, Jakarta: Prenada
Purwadi 2005, Upacara Tradisional Jawa, Menggali Untaian Kearifan Lokal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Purwanto S.U 2007, Sosiologi Untuk Pemula, Yogyakarta: Media Wacana.
Ramdani Wahyu 2008, Ilmu Budaya Dasar, Bandung : Pustaka Setia.
Saadan Rahmany 1976, Semangat Muslim, Pengantar Antropologi, Jakarta.
Soerojo Wignjodipoero 1984, Pengantar dan Asas-asas Hukum Adat, Jakarta: Gunung Agung, cet. VII.
Sugiyono, 2005. Medelogi Penelitian Kualitatif dan Dan Kuantiatif Pendidikan,Jakarta.
Sutarjo Adisusilo, J.R 2013, Pembelajaran Nilai-Karakter, Jakarta: Rajawali Pers.
Sutoyo 2011, Pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Syamsul Ma’arif, Dkk 2012, “School culture di madrasah dan sekolahâ€,Penelitian kolektif : Semarang.
Umar Tirtarahardja dan S. L. La Sulo 2005, Pengantar Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-undang No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3019)
Wahyu Ms, Wawasan Ilmu Sosial DasarSurabaya: Usaha Nasional, t,th,
Wasid, Dkk 2011, Menafsirkan Tradisi dan Modernitas; Ide-Ide Pembaharuan Islam, Surabaya: Pustaka Idea.
Wignjodipoere, Soerjono, 1988, Asas-asas Hukum Adat, Gunung Agung, Jakarta.
Downloads
Published
2019-01-11
How to Cite
Indrawati, S., Herianto, E., & Dahlan, D. (2019). ASPEK PENDIDIKAN NILAI PANCASILA DALAM PERKAWINAN ADAT MBOJO (Studi Di Desa Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 6(1). https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v6i1.89
Issue
Section
Articles
