PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MATERI KERJA SAMA DI LINGKUNGANKU KELAS IV SD NEGERI 2 KEBANGGAN
DOI:
10.29303/juridiksiam.v13i1.554Published:
2026-06-26Downloads
Abstract
Rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Kebanggan yang terdiri atas 19 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa lembar evaluasi keterampilan berpikir kritis dan nontes berupa lembar observasi aktivitas guru serta aktivitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada proses dan hasil pembelajaran. Persentase aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 87,5% pada siklus I, menjadi 98% pada siklus II. Peningkatan keterampilan berpikir kritis juga terlihat dari hasil evaluasi peserta didik, dengan nilai rata-rata yang meningkat dari 55,5 (kategori rendah) pada siklus I, menjadi 74 (kategori sedang) pada siklus II. Sehingga, Persentase ketercapaian keterampilan berpikir kritis meningkat dari 55,5% menjadi 74%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 2 Kebanggan.
Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis; Model Pembelajaran; Kooperatif Tipe Jigsaw
License
Copyright (c) 2026 Astri Ramadhoniatun, Lia Mareza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

