BUILDING SOLIDARITY VALUES BETWEEN IMMIGRANT COMMUNITIES WITH LOCAL COMMUNITIES IN STRENGTHENING NATIONAL INTEGRATION (Community Study in Rumak Village, Kediri Regency, West Lombok Regency)
DOI:
10.29303/juridiksiam.v7i1.108Downloads
Abstract
Abstract
The purpose of this study is: (1) to find understanding to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency (2) to find understanding supplementary and inhibition factor to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency.
The method of research use kualitatif approach with description method. Meanwhile the technique in collecting the data is in-depth interview, obervation, and documentation. Furthermore data analysis conducted completely during data collection in very focus of activities and every finishing data collection. The result of research such as: (1) to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency, such as: mutual cooperation, repeated recitation of the confession of faith, belangar, betalet or betuqa, pilgrimage, and bicycle sport (2) to find understanding supplementary and inhibition factor to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency, such as: communication and good social relation between immigrant community with local community. Relation approach between immigrant community with local community is part of important from supplementary factor to build social solidarity. Inhibition factor to build values solidarity in strengthen national integration are community to have pragmatics life style, hedonism and materialisticly.
Â
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui (1) upaya untuk membangun nilai-nilai solidaritas antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dalam memperkuat integrasi nasional pada masyarakat di Desa Rumak Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam memperkuat integrasi nasional pada masyarakat di Desa Rumak Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat.
           Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode diskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tekinik wawancara , observasi dan dokumentasi. Selanjutnya analisa data dilakukan pada saat pengumpulan data yang dilakukan secara menyeluruh. Hasil penelitian ini adalah (1) Upaya membangun nilai-nilai solidaritas antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dalam memperkuat integrasi nasional adalah: gotong royong, kegiatan tahlilan, belangar, betalet atau betuqa, ziarah haji dan kegiatan olahraga sepeda santai. (2) Faktor pendukung dalam membangun nilai-nilai solidaritas antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dalam memperkuat integrasi nasional adalah adanya komunikasi dan relasi sosial yang baik antara masyarakat lokal dengan masyarakat pendatang. Sedangkan faktor penghambat adalah masyarakat cenderung mempunyai gaya hidup yang  pragmatisme, hedonis dan materialis.
Keywords:
Values Solidarity National IntegrationReferences
D. Hendropuspito, 1989, Sosiologi Sistematik, Kanisius, Yogyakarta.
George Ritzer, 2012, Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Post Modern, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Elizabeth K. Nottingham, 1994, Agama dan Masyarakat, PT Raja Grafindo, Jakarta.
Faisal, Sanapiah, (1990), Penelitian Kualitatif (Dasar-dasar dan Aplikasi), Yayasan Asah Asuh, Malang.
Hotman M. Siahaan, Pengantar Ke Arah Sejarah dan Teori Sosiologi, Eirlangga, Jakarta.
James N Henselin, 2006, Sosiologi dengan pendekatan Membumi, Gelora Aksara Pratama, Jakarta.
John Scott, 2012, Teori Sosial; Masalah-masalah Pokok dalam Sosiologi, terj. Ahmad Lintang Lazuardi, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Koentjaraningrat, 2005, Pengantar Antropologi Pokok-Pokok Etnografi, Rineka Cipta, Jakarta.
_____________, 1962, Social Anthropological Observations Of Gotong-Royong Activities In Two Villages Of South Central Java (Ithaca: Cornel Modern, Indonesia Project
Marzali, Amri, 2009, Antropologi dan Pembangunan Indonesia, Kencana, Jakarta.
Moleong, Lexy, J. (1996), Metodologi Penelitian Kualitatif, Remaja Rosda Karya, Bandung.
Nazir, Muh., 1988, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Jakarta.
Nasution, Zulkarnain. 2010. Konflik dan Lunturnya Solidaritas Sosial Masyarakat Desa Transisi, (Online) http://berkarya.um.ac.id/2010/02/05/konflik-dan-lunturnya-solidaritas-sosial-masyarakat-desa-transisi-oleh-zulkarnain-nasution.
Kaelan, 1999, Pendidikan Pancasila Yuridis Ketatanegaraan, Paradigma, Yogyakarta.
Koentjaraningrat, 1983, Pengantar Ilmu Anthropologi, Rineka Cipta, Jakarta.
--------------------, 1997, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Djambatan, Jakarta.
Moleong, Lexy, J. (1996), Metodologi Penelitian Kualitatif, Remaja Rosda Karya, Bandung.
Nasikun, 1988, Sistem Sosial Indonesia, Rajawali Perss, Jakarta.
Phil Astrid S. Susanto, 1982, Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial, Bina Cipta, Jakarta.
P.J. Bouman, 1982, Sosiologi Fundamental, terj. Ratmoko, Djambatan, Surabaya.
Soerjono Soekanto, 1983, Kamus Sosiologi, Rajawali Press, Jakarta.
Soyomukti, Nutani. 2016. Pengantar Sosiologi; dasar analisis, teori, dan pendekatan menuju analisis masalah-masalah sosial, perubahan sosial, dan kajian-kajian strategis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Zubaedi, 2006, Pendidikan Berbasis Masyarakat, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

